Monday, 22 June 2015
SALAH KAPRAH ADALAH PROSES BELAJAR
Sambil menunggu tiba waktu nya berbuka puasa,ku cari pulpen dan secarik kertas, ditemani lantunan musik instrumen .
Yaaa,aku suka musik instrument atau musik klasik.karna musik tersebut bisa merelaksasi pikiran yang sedang tegang.
Disore itu pun aku merenungi sebuah hal kecerobohanku,kesalahan yang sebenarnya tidak terlalu fatal. Tapi seadainya aku tidak melakukan kesalahan itu dan mencoba memikirkannya terlebih dahulu,munkin akan beda ceritanya.
Tidak ada gunanya menyesal .aku membalik pikiran ku yang awalnya negative thingking berubah ke positif thinking.
Melakukan kesalahan adalah hal yang wajar, kita sama sama tahu bahwa tidak ada manusia yang sempurna.melakukan kesalahan bukanlah akhir dari segalanya.
It’s not the end of the world.
Bahkan, aku berfikir orang yang tidak pernah melakukan kesalahan, tidak akan pernah tau nikmatnya sebuah keberhasilan (bukan kesalahan yang disengaja)
Toh, bukan sekali dua kali aku melakukan sebuah kesalah, so kenapa harus takut.
Beberapa tahum yang lalu diusia ku yang cukup terbilang sangat muda,saat itu aku berumur 19 tahun,harus menanggung hutang yang jumlahnya sangat besar. Saat itu aku terlalu berambisi ingin cepat sukses semuda-muda mungkin,karna keterbatasan ilmu yang aku punya di bidang bisnis, wal hasil usaha jamur yang geluti saat itu pailit.
Karna kesalahan yang pernah kulakukan di tempo dulu,kini membuat aku belajar. Dan menjadi tahuakan sesuatu pembelajaran yang tidak aku dapatkan di bangku sekolah apalagi dibangku kuliah.
Setelah dihantui kegalauan yang amat panjang , membuat jiwa ini ingin belajar belajar dan terus belajar. Saat itu pula aku menemukan hadis tentang problem yang saat itu aku alami.
Yess aku salah kaprah,!!!!
Aku selalu mendengar apa kata buku,kata motivator yang jauh dari ajaran Al Qur’an dan As-Sunnah.
Jelasjelas Rasulullah melarang umatnya berhutang kecualidalamkeadaan mendesak.
Tidak semua kata motivator itu benar, tidaksemua kata buku itu benar.
Kecerobohanku saat itu tidak memfilter terlebih dahulu apa kata nya. (baca : buku,motivator)
Yang udah pasti benar adalah kata Allah dalam kitab nya Alqur’an karim dan katanya Rasullah dalam hadis hadisnya.
Aku terseok seok berusaha banting tulang untuk melunasi hutang hingga akhirnya tempo 3 tahun hutang itu lunas.
Dan itu benar benar membuat ku jera. Dan memutuskan untuk tidak mau berhutang lagi kecuali untuk hal hal yang sangat mendesak.
Ternyata benar kalo kita gak punya utang, hidup lebih damai.
Coba renungkan !!!!
Dari pada kita kerja cari duit,buat bayar utang mending ,cari duit buat disaving. Yang bisa kita gunakan untuk keperluan kita, dan ibadah.
Masih berpedoman pada hadis rasulullah tentang hutang.
Akhirnya aku membangun bisnis baru ku di bidang kuliner tanpa hutang. Kumulai dengan modal seadanya, hingga berkembang sedikit demi sedikit.
Life for enjoy and make it enjoy. Bukan untuk mumet iyaaa thoo ????
Okee, balik lagi ke pokok permasalahan salah kaprah tadi.
Oopppss udah mau buka puasa nihhh besokk aku sambung lagii yaaa
See you next time
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment