YaRabb….
Ribuan rasa syukur
ku, ku ucapkan tak cukup untuk mewakili rasa syukur yang ada dihatiku. Masih terasa jelas teringat, dan terniang
tentang aku dan masa lalu ku. Dan tentang bagaimana aku berjuang, hingga
akhirnya aku menjadi seperti ini.
Munkin untuk anak
orang kaya apa yang aku miliki hari ini adalah hal sepele. Tapi untuk ku,
seorang anak orang miskin, hal ini adalah hal yang sangat berharga dan anugerah
yang sangat luar biasa.
YaIllahi ku ……
Seperti apapun aku
kedepan nanti, ku mohon bimbinglah aku untuk tetap menjadi seorang KASIH yang
rendah hati dan dermawan. Yang semua itu aku lakukan hanya semata mata karna
hanya mengharap ridha Mu.
YaRabb……
Akan ku pergunakan
titipan Mu untuk hal hal yang Ma’ruf. Terimakasih untuk, Ayah,mamak,ibuk, maa,
adek2 ku, dan buat siapa saja yang pernah membantu ku.
Jika memang melalui
usaha ini adalah cikal bakal aku untuk menjadi Milyader,aku akan effort terus
yaRabb, hingga semua mimpi mimpi ku terwujud.
Terimakasih untuk
semua ini.
Yarabb, ku mohon
ridhai aku untuk dapat bertandang kerumah Mu akhir tahun 2015 ini untuk
melaksanakan ibadah Umroh bersama ortu ku.
Atas izin dan
hidayah Mu akan aku pergunakan titipan Mu sebaik baiknya, semoga dengan apa yang ku miliki saat ini
bisa mengantar kan aku ke depan Pintu surga.
Aaamiiiiin
Yarabb, entah
kenapa aku merasa kalo aku butuh seorang suami, namun aku bingung, dengan siapa
aku menikah. Rasa rasanya aku tidak bisa menerima lamaran dari seseorang yang
tidak aku cintai untuk menjadi suami ku. Dan cinta bukan hal utama juga aku
menolak, tapi dia belum mampan secara agama apalagi finansial. Aku tidak
memandang seseorang dari materi. Meskipun dy dr keluarga terpandang dan anak
orang kaya. Tetap hati ku tidak bisa berubah sedikit pun.
Entah kenapa tiba
tiba saja, aku mengharapkan raza yang layak menjadi suami ku. Dan entah mengapa
aku yakin jika aku bersamanya. Usaha ku bisa expand. Raza memiliki power yang
luar biasa, dan ketika power ku dan dia disatukan. Maka akan menjadi luar
biasaa dahsyatnya…
Dan entah mengapa
aku begitu yakin dengan diaa. Kelak dia yang akan menjadi suami ku.
Entah mengapa aku begitu yakin, padahal aku tidak tahu perasaan raza yang sebenar benarnya terhadapku.
Entahlaaahh...............
Aku selalu berusaha
untuk ikhlas,berbagai macam cara aku lakukan untuk mengikhlaskan dia dan hanya menerima dia sebagai teman biasa. sejujurnya aku telah lama suka sama raza sejak pertama kali aku jumpa dia sama deni ketika dia meminjam buku ku, saat itu aku tidak terlalu yakin dengan perasaan ku, dan beranggapan mana mungkin raza suka sama aku. aku sadar betul siapa diri ku ini.
Namun entah mengapa sekarang malah
keyakinan yang muncul,
Aku butuh suami
YaRabb, aku merasa aku sudah tidak bisa lagi berjalan sendirian. Aku butuh
teman hidup.
Dulu aku belum siap…,
karna secara finansial aku belum mapan.saat itu usaha ku masih merangkak.
Meskipun aku
seorang perempuan, yang nantinya jadi seorang istri bukan berarti aku, harus
menumpahkan dan bergantung segala hidup ku kepada suami.
Aku tahu persis,
bagaimana berjuang mencari nafkah. Mana mungkin aku membiarkan suami ku kelak
bekerja, pergi pagi pulang pagi.
Yarabb aku
jadikanlahh laki laki yang aku cintai yang menjadi suami ku.
Menikah adalah
ibadah bagaimana munkin aku bisa menjalankan ibadah sebagai seorang istri bisa
ikhlas dan tulus ketika tidak dilandasi dengan rasa cinta.
Bukan kah Engkau
hanya menerima ibadah yang Ikhlas.?????
Terlepas dari semua
pengharapan ku, ku serahkan kepada Mu. Karna Engkau tau apa yang terbaik untuk
ku. Jika memank keyakinan yang muncul ini adalah bisikan Illahi Mu. Dekat hati
dia untuk ku. Kembali kan dia untuk ku…..,
aku tidak tahu entah bagaimana rasa bahagianya aku bila nanti Engkau mengembalikan dia untuk ku.
……………………….*********………………………………..