Monday, 27 April 2015

CURHAT I

YaRabb….
Ribuan rasa syukur ku, ku ucapkan tak cukup untuk mewakili rasa syukur yang ada dihatiku.  Masih terasa jelas teringat, dan terniang tentang aku dan masa lalu ku. Dan tentang bagaimana aku berjuang, hingga akhirnya aku menjadi seperti ini.
Munkin untuk anak orang kaya apa yang aku miliki hari ini adalah hal sepele. Tapi untuk ku, seorang anak orang miskin, hal ini adalah hal yang sangat berharga dan anugerah yang sangat luar biasa.

YaIllahi ku ……
Seperti apapun aku kedepan nanti, ku mohon bimbinglah aku untuk tetap menjadi seorang KASIH yang rendah hati dan dermawan. Yang semua itu aku lakukan hanya semata mata karna hanya mengharap ridha Mu.

YaRabb……
Akan ku pergunakan titipan Mu untuk hal hal yang Ma’ruf. Terimakasih untuk, Ayah,mamak,ibuk, maa, adek2 ku, dan buat siapa saja yang pernah membantu ku.
Jika memang melalui usaha ini adalah cikal bakal aku untuk menjadi Milyader,aku akan effort terus yaRabb, hingga semua mimpi mimpi ku terwujud.
Terimakasih untuk semua ini.
Yarabb, ku mohon ridhai aku untuk dapat bertandang kerumah Mu akhir tahun 2015 ini untuk melaksanakan ibadah Umroh bersama ortu ku.
Atas izin dan hidayah Mu akan aku pergunakan titipan Mu sebaik baiknya,  semoga dengan apa yang ku miliki saat ini bisa mengantar kan aku ke depan Pintu surga.
Aaamiiiiin

Yarabb, entah kenapa aku merasa kalo aku butuh seorang suami, namun aku bingung, dengan siapa aku menikah. Rasa rasanya aku tidak bisa menerima lamaran dari seseorang yang tidak aku cintai untuk menjadi suami ku. Dan cinta bukan hal utama juga aku menolak, tapi dia belum mampan secara agama apalagi finansial. Aku tidak memandang seseorang dari materi. Meskipun dy dr keluarga terpandang dan anak orang kaya. Tetap hati ku tidak bisa berubah sedikit pun.

Entah kenapa tiba tiba saja, aku mengharapkan raza yang layak menjadi suami ku. Dan entah mengapa aku yakin jika aku bersamanya. Usaha ku bisa expand. Raza memiliki power yang luar biasa, dan ketika power ku dan dia disatukan. Maka akan menjadi luar biasaa dahsyatnya…
Dan entah mengapa aku begitu yakin dengan diaa. Kelak dia yang akan menjadi suami ku.
Entah mengapa aku begitu yakin, padahal aku tidak tahu perasaan raza yang sebenar benarnya terhadapku. 
 
Entahlaaahh...............
Aku selalu berusaha untuk ikhlas,berbagai macam cara aku lakukan untuk mengikhlaskan dia dan hanya menerima dia sebagai teman biasa. sejujurnya aku telah lama suka sama raza sejak pertama kali aku jumpa dia sama deni ketika dia meminjam buku ku, saat itu aku tidak terlalu yakin dengan perasaan ku, dan beranggapan mana mungkin raza suka sama aku. aku sadar betul siapa diri ku ini.

Namun entah mengapa sekarang  malah keyakinan yang muncul,
Aku butuh suami YaRabb, aku merasa aku sudah tidak bisa lagi berjalan sendirian. Aku butuh teman hidup.
Dulu aku belum siap…, karna secara finansial aku belum mapan.saat itu usaha ku masih merangkak.

Meskipun aku seorang perempuan, yang nantinya jadi seorang istri bukan berarti aku, harus menumpahkan dan bergantung segala hidup ku kepada suami.
Aku tahu persis, bagaimana berjuang mencari nafkah. Mana mungkin aku membiarkan suami ku kelak bekerja, pergi pagi pulang pagi.
Yarabb aku jadikanlahh laki laki yang aku cintai yang menjadi suami ku.
Menikah adalah ibadah bagaimana munkin aku bisa menjalankan ibadah sebagai seorang istri bisa ikhlas dan tulus ketika tidak dilandasi dengan rasa cinta.
Bukan kah Engkau hanya menerima ibadah yang Ikhlas.?????
Terlepas dari semua pengharapan ku, ku serahkan kepada Mu. Karna Engkau tau apa yang terbaik untuk ku. Jika memank keyakinan yang muncul ini adalah bisikan Illahi Mu. Dekat hati dia untuk ku. Kembali kan dia untuk ku…..,
 aku tidak tahu entah bagaimana rasa bahagianya aku bila nanti Engkau mengembalikan dia untuk ku.
……………………….*********………………………………..